Pages

Labels

Showing posts with label E-Book. Show all posts
Showing posts with label E-Book. Show all posts

Sunday, September 23, 2012

Memahami Exploit


Daemon adalah komputer yang memberikan suatu servis pada jaringan/Internet. Komputer yang memberikan servis telnet disebut sebagai telnet daemon (telnetd), yang memberikan servis file transfer protocol (FTP) disebut ftpd, dan seterusnya. Server-server ini mungkin mempunyai kelemahan (vulnerabilities) yang dapat dieksploitasi.
SETIAP SISTEM MEMPUNYAI KELEMAHAN (VULNERABILITIES) dan kelemahan ini dapat dimanfaatkan (dieksploitasi) oleh yang memahaminya. Dari sinilah timbul kata exploit, yaitu suatu skrip atau prgram kecil yang khusus diciptakan untuk mengeksploitasi kelemahan.
Bermacam-macam expoloit dapat diperoleh berbagai situs di Internet, sehingga nyaris siapapun bisa memanfaatkannya. Tidak heran bila keamanan jaringan komputer semakin perlu diperhatikan.
Membahas kelemahan apa saja yang dapat dieksploitasi tidak akan habis-habisnya mengingat setiap saat ditemukan lagi kelemahan baru yang dapat dieksploitasi. Khusus kali ini akan dibahas tujuh kelemahan untuk melengkapi artikel mengenai exploit massplo, yaitu kelemahan pada bind, lpd, ftpd, ssh, rpc, telnet, inetd, dan open ssl.

Untuk Lebih Jelasnya Silahkan Download E-Booknya 

Carding


INTERNET PADA DASARNYA DIGUNAKAN UNTUK meningkatkan dan mempercepat proses serta memperlebar jaringan bisnis, sebagai wahana ilmiah untuk mencari referensi ke berbagai perpustakaan di seluruh dunia. Namun orang Indonesia secara moral belum siap menghadapi teknologi baru ini. Mereka banyak menggunakannya hanya untuk chatting atau untuk berkomunikasi tanpa arah, saling membalas mengirim virus, berjam-jam eksplorasi di situs (Web site) porno, sebagai sarana berjudi sehingga terjadi pemborosan pulsa telepon, dana dan kerusakan moral.
Cybercrime dasarnya adalah penyalahgunaan komputer dengan cara hacking komputer ataupun dengan cara-cara lainnya merupakan kejahatan yang perlu ditangani dengan serius, dan dalam mengantisipasi hal ini perlu rencana persiapan yang baik sebelumnya.
Karena kejahatan ini potensial menimbulkan kerugian pada beberapa bidang: politik, ekonomi, sosial budaya yang siginifikan dan lebih memprihatinkan dibandingkan dengan ledakan bom atau kejahatan yang berintensitas tinggi lainnya bahkan di masa akan datang dapat mengganggu perekonomian nasional melalui jaringan infrastruktur yang berbasis teknologi elektronik (perbankan, telekomunikasi satelit, jaringan listrik, dan jaringan lalu lintas penerbangan dsb.)
Polri secara serius mengantisipasi cycbercrime dan permasalahan lainnya yang berhubungan dengan kejahatan internasional yang menggunakan hi-tech karena kejahatan ini sangat intens, jangkauannya sangat luas serta pelaku rata-rata mempunyai intelektualitas yang tinggi dan mempunyai komunitas tersendiri, serta memerlukan penanganan secara komprehensif.

Untuk Lebih Lengkapnya Silahkan Download E-Booknya 

Deface



Deface adalah suatu aktvitas mengubah halaman depan atau isi suatu situs Web sehingga tampilan atau isinya sesuai dengan yang anda kehendaki. Artikel tulisan ini ditujukan kepada para pemula yang masih ingin belajar tentang cara men-deface situs Web.
DALAM PEMBAHASAN INI akan membahas cara men-deface situs Web melalui bug unicode Microsoft IIS. Artikel ini ditujukan bagi pemula, dan bagi yang sudah mahir mungkin artikel ini tidak diperlukan lagi.
Perlu diperhatikan bahwa kami tidak ingin anda berbuat kejahatan dengan melakukan deface ke situs-situs resmi. Artikel ini diharapkan untuk menambah pengetahuan mengenai kegiatan yang dinamakan deface dan sedang marak belakangan ini. Kami tidak bertanggung jawab atas kegiatan anda setelah membaca artikel ini karena semua itu adalah tanggung jawab anda sendiri.
Microsoft Internet Information Server atau MS IIS 4.0/5.0 mempunyai suatu bug yang dinamakan unicode bug. Dengan bug ini, anda dapat mengeksplorasi komputer target dengan hanya menggunakan Internet browser.Tujuan utama tutorial ini adalah men-deface suatu situs Web.

Untuk Lebih Lengkapnya Silahkan Download E-Booknya 

Computer Forensic


INTERNET YANG DAHULUNYA MERUPAKAN PROYEK DARI Lembaga Pertahanan Amerika Serikat yang akhirnya dikembangkan untuk dapat digunakan sebagai kepentingan hajat orang banyak di dunia, mungkin tidak pernah diramalkan akan membuat sibuk dan pusing orangorang yang bergelut didalamnya.
Seiring dengan perkembangan internet yang maju pesat sehingga menjadi internet platform di beberapa sektor kehidupan seperti bisnis, pendidikan, informasi, dan lain sebagainya, ternyata membentuk sebuah komunitas yang dapat menganggu keamanan baik secara regional maupun multiregional.
Internet yang juga sering disebut sebagai dunia cyber, menghadirkan kelompok maupun individual yang memiliki kemampuan yang tinggi maupun biasa-biasa saja yang dapat melakukan tindakan yang merugikan banyak pihak. Hal ini memunculkan istilah cybercrime atau digital crime, ataupun computer crime, dan lain berbagai istilah lain yang yang kurang lebih sama maksudnya.
Ada banyak bentuk kriminalitas seperti yang dikandung dari istilah yang telah disinggung di atas, dan kelihatannya bentuk-bentuk kriminalitas tersebut akan terus terjadi dan menghasilkan embrio-embrio baru sebagai pelakunya dan varian-varian baru bentuk kriminalitas di dunia internet.

Untuk Lebih Lengkapnya Silahkan Download E-Booknya 

Mengenal Hacker


Dewasa ini para hacker selalu menjadi sasaran tudingan jika terjadi tindak kriminal lewat komputer, padahal pada awalnya istilah hacker digunakan untuk orang yang jempolan dalam pemrograman komputer. Mengapa perubahan makna itu terjadi?
PERNAH SUATU KETIKA pada tanggal 10 Agustus 2001 sebuah media massa online memberitakan mengenai hacker yang membobol dan mendeface (mengubah isi maupun tata letak) beberapa situs di Internet dan memasang foto Tommy Soeharto di situs tersebut. Menurut media massa tersebut, aksi hacker itu merupakan bantuan untuk menyebarluaskan dan menangkap Tommy Soeharto. Pada halaman yang di-deface tersebut, tertulis juga pesan ‘Hacked and deface not only a crime. This person is #1 criminal in our country.’
Kemudian belum lama berselang, tepatnya pada tanggal 16 Agustus 2001, beberapa perusahaan dotcom menyelenggarakan sebuah acara bertajuk HackersNight, di sebuah kafé di bilangan Jakarta Selatan. Acara Hackers Night tersebut merupakan acara bulanan yang sudah mencapai putaran ke 12 di Jakarta. Acara partyparty ala pebisnis dotcom tersebut juga dilangsungkan di Bandung dan Surabaya, dan sudah tentu dilaksanakan di sebuah café pula. Acara yang dilangsungkan hingga larut malam tersebut banyak menyajikan aneka hiburan, musik yang keras dan setumpuk hadiah dari para sponsor. Bagi orang awam, kedua informasi tersebut tidak menunjukkan kejanggalan apa pun. Toh memang akhirnya terminologi hacker bagi orang awam tidak mempunyai banyak arti dan tidak berpengaruh banyak dalam kehidupan sehari-hari mereka. Tetapi bagi pelaku dan pemain industri teknologi informasi (TI), atau setidaknya bagi pemerhati dan pecinta TI, penggunaan kata hacker untuk dua contoh kasus tersebut di atas bisa menjadi suatu diskusi yang panjang. Ada pertanyaan yang paling mendasar: “Sudah tepatkah penggunaan kata hacker tersebut?” Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya kita memahami terminologi hacker lebih jauh.

Untuk Lebih Jelasnya Silahkan Download E-booknya 

Memahami JAVA


Setelah hingar-bingar Java sebagai ‘natural language for the web’ pada pertengahan tahun 90-an, kini malah Java applet sudah tidak kedengaran lagi. Malah kini Java lebih diarahkan ke e-business dan mobile devices. Redefinisi Java mengikuti konvergensi teknologi.
JAVA ADALAH BAHASA PEMROGRAMAN TERBARU dari semua aliran utama bahasa pemrograman, walaupun kini dikuntit oleh Microsoft dengan C# (baca See-sharp). Java diciptakan oleh Sun Microsystem dan mempunyai sintaks serupa dengan C++ yang membuatnya mudah diakses oleh para pengembang C++.

Perbedaannya dengan C++ adalah bahwa Java dari dasarnya sudah merupakan bahasa OOP (Object Oriented Programming). C++ menambahkan OOP di atas bahasa C yang belum OOP.

Bahasa Java lebih sederhana dan lebih aman dibandingkan C++. Dengan C++ programmer dapat dengan mudah menggunakan trik-trik pemrograman yang berisiko mengakibatkan system crash. Java mencegah hal ini dengan tidak mengizinkan programmer menggunakan pointer untuk mengakses lokasi memori tertentu. Pointer memang hal dasar pada C++ dan kalau digunakan secara sembrono akan menjadi sumber bug pada program.
Java juga menerapkan ‘garbage collection’ yang secara otomatis me-reclaim memori yang sudah tidak digunakanlagi. Dengan demikian Java membebaskan pemrogram dari keharusan men-dealokasi memori yang sebelumnya dipakai oleh suatu obyek—pekerjaan yang memakan waktu dan rawan kesalahan.

Untuk Lebih Jelasnya Silahkan Download E-Booknya 

Memahami WAP


Untuk mulai mempelajari aplikasi-aplikasi WAP, yang dibentuk dalam WML (Wireless Markup Language) suatu bentuk dari XML, serta WMLScript. Apabila sudah mengenal HTML, belajar WML tidaklah sulit.


Sesuai namanya,WAP (wireless application protocol)adalah perluasan dari protokol Internet yang distandarisasi untuk berkomunikasi dengan perangkat seperti pager, mobile phone, dan fungsi informasi dan servis pada PDA (personal data assistant).
Spesifikasi WAP dikembangkan oleh WAP Forum dan dapat dilihat di situsnya:
http://www1.wapforum.org
Suatu apliksi WAP sederhana terdiri dari file-file (yang ditempatkan pada web server) yang ditulis dengan Wireless Markup Language (WML) dan mungkin juga file-file script yang ditulis dalam WMLScript, serta grafik dalam format WBMP (wireless bitmap).

Pada sisi klien adalah perangkat handphone (atau pager atau PDA) yang padanya telah terpasang (embed) suatu communication protocol yang mengikuti spesifikasi WAP. Web server untuk berhubungan dengan handphone anda harus melalui WAP Gateway.WAP Gateway melakukan binary encoding terhadap WAP content agar dapat mengoptimumkan penggunaan network.
WAP memang dirancang untuk melewatkan data pada jalur komunikasi narrow-band (2G, misalnya GSM), walaupun kini WAP digunakan pula pada komunikasi wireless yang lebih cepat pada mobile phone 2.5G (misalnya GPRS) dan 3G.

Untuk Lebih Jelasnya Silahkan Download E-Booknya 

Life Hacker


“The highest-performing people I know are those who have installed the best tricks in their lives.”—David Allen, productivity guru 1

Contrary to the popular misuse of the term to denote a computer criminal, a hacker is someone who solves a problem in a clever or non-obvious way. A lifehacker uses workarounds and shortcuts to overcome everyday difficulties of the modern worker: an interrupt-driven existence of too much to do and too many distractions to keep you from doing it. (Ding! You have 24 unread messages!)
On a typical day at work your inbox and RSS reader are overflowing with unread items. You’ve got so many browser tabs open you can’t make out the page titles. You can’t remember where you saved the latest version of that presentation you were working on last night at home. The second you log onto
IM, your project manager messages you: “Got a minute?”

Information, interruptions, and distractions are aplenty but your attention is scarce, life’s short, and you need the right information now. How do you know what to concentrate on next? When you decide, will you be able to focus long enough to get anywhere with it? Life hacks are concrete ways you can filter out the noise and get to the signal.

Web Master Pro Front Page


Sebagaimana judulnya, ebook dengan total 413 halaman ini akan mambantu menjadikan anda seorang webmaster pembuat website dengan menggunakan fasilitas dari program FronPage Windows XP.

Terdapat 13 bab di dalamnya, dengan penguraian materi yang cukup gamblang. Sangat istimewa untuk sebuah ebook gratisan.




Judul: Webmaster Pro FrontPage XP
Bahasa: Indonesia
Penulis: Komaruddin
Jumlah halaman: 413
Format ebook: PDF

Download E-Book Here..!!!

Sekilas Tentang Enkripsi


Anda mungkin telah sering mendengar tentang enkripsi dalam hubungannya dengan keamanan informasi atau data elektronik. Tetapi apakah enkripsi itu sebenarnya? Ikuti uraian pengantar mengenai sistem pengaman data yang ternyata telah mempunyai sejarah yang panjang.

ENKRIPSI DIMAKSUDKAN UNTUK melindungi informasi agar tidak terlihat oleh orang atau pihak yang bukan seharusnya. Informasi ini dapat berupa nomor kartu kredit, catatan penting dalam komputer, maupun password untuk mengakses sesuatu.



Masalah kerahasiaan ini sudah ada jauh sebelum adanya komputer. Julius Caesar, yang mengkhawatirkan pesan untuk para jenderalnya jatuh ke tangan musuh menggunakan metode enkripsi sederhana dengan menggeser huruf pada abjad dengan nilai tertentu.
Sederhana memang, namun pada waktu itu sudah memadai. Sepanjang sejarah pembentukan kode dan pemecahannya selalu mendapat perhatian khusus dalam operasi militer. Penggunaan komputer untuk pertama kalinya dalam kriptografi adalah dalam usaha memecahkan kode enigma Nazi sewaktu Perang Dunia II.
Kini di dunia modern, adanya komputer memungkinkan kita menghasilkan kode yang kompleks, dan sebaliknya pula dapat digunakan untuk memecahkannya. E-commerce adalah industri lain yang sangat intensif memanfaatkan kriptografi. Dengan meng-enkrip paket data yang berseliweran di Internet, walaupun seseorang dapat menangkap paket-paket data tersebut, tetap saja ia tidak dapat memahami artinya. Beberapa protokol melewatkan paket data tanpa enkripsi sehingga apabila paket data itu ditangkap, dapat dengan mudah dibaca isinya. Sebagai contoh adalah protokol POP yang dapat dengan mudah dibaca isi paket datanya dengan software packet sniffing seperti dsniff.
Enkripsi juga digunakan untuk verifikasi. Bila anda men-download software, misalnya, bagaimana anda tahu bahwa software yang anda download adalah yang asli, bukannya yang telah dipasangkan trojan di dalamnya?